Menurut Direktur medis Continum Center For Health and Healing di Beth Israel Medical Center, New York, jamu dan obat-obatan alamiah lainnya dapat sama efektifnya dengan obat modern dan sering tanpa efgek samping yang negative.
Kunyit mengandung curcumin, anti-inflamatory ampuh yang bekerja seperti Cox-2 inhibitor, obat yang digunakan untuk mengurangi enzim Cox-2, yang menyebabkan sakit dan bengkak arthritis. Juga dapat mencegah kanker kolon dan penyakit Alzheimer.
Menurut sebuah uji klinis kecil tahun 2006 yang dilakukan John Hopkins University School of Medicine, curcumin dapat membantu mengecilkan polip kolon, jika dikonsumsi bersama sedikit quercetin, sejenis anti oksidan ampuh yang ditemukan di bawang Bombay, apel dan kol. Jumlah polip turun lebih dari 60% dan polip yang tertinggal mengecil sampai lebih dari 50%.
Dari sebuah studi tahun 2006 yang diterbitkan dalam jurnal of Alzheimer’s disease, peneliti dari UCLA juga menemukan, curcumin membersihkan otak dari plak yang merupakan cirri penyakit ini.
Untuk mendapatkan khasiat ini, para ahli menganjurkan menggunakan bumbu ini dalam masakan setiap kali memungkinkan. Untuk disis terapi, James A Duke, PhD dalam buku The Green Phramacy menyarankan 400 mg ekstrak curcumin, 3 kali sehari. Seperti biasa, sebelum mendapatkan suplemen apapun, konsultasikan lebih dahulu dengan dokter anda.
Sumber:Health Secret of Tumeric (Kunyit), PT Elex Media Komputindo, Jakarta, 2011.





KOMENTAR TERKINI